Selaput hati yang terkoyak dalam tekanan dan dicerai beraikan amarah dan api cemburu telah jadikan aku sebuah tonggak yang berdiri dalam kekuatan purnama merah.
Begitu terang cahayanya dan kegelapan tak kan bisa memadamkannya.
Aku telah tinggalkan hati yang hancur dan terkoyak dan kuganti dengan sesuatu yang buatku menjadi lebih kokoh dan tegak untuk berdiri, tapi entah sampai kapan ini akan menjadi nyata dan akan tegar, kokoh tetap ada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar